INSTALL DEBIAN MINIMAL
Tulisan ini bukan ditujukan sebagai tutorial installasi debian. Untuk tutorial silahkan cari di google. Ini lebih kepada sharing pengalaman gw ketika installasi debian.
Gw termasuk tipikal admin yang tidak suka mengoleksi cd distro linux. Jadi kalau bisa install via network (entah itu dari internet atau dari mirror lokal bikinan gw sendiri) gw akan pilih install dari network, dan sebisa mungkin menghindari installasi paket dari repositori cd. Tentu saja untuk awal installasi, gw menggunakan cd. Tapi ya cuma saat install saja.
Pertama-tama tentu kita siapin dulu netinstall cd. Ambil iso nya lalu di burn (contohnya, untuk saat ini gw mengambil debian-40r1-i386-netinst.iso). Setelah cd jadi, langkah selanjutnya tentu saja installasi.
Perlu diingat walaupun nama netinstall cd. Untuk instalasi ini kita tdk membutuhkan akses internet sama sekali. Install seperti biasa, tapi nanti pada saat dia meminta scan local mirror, kita pilih no. Dan singkat cerita, ketika proses installasi selesai yang kita dapatkan adalah debian dengan paket yang terinstall minimal.
Untuk selanjutnya tentu saja kita bisa menginstall paket-paket tambahan lainnya melalui repositori internet atau dari mirror repositori lokal (terdekat dengan network kita).
Biasanya, setelah install, yang pertama gw lakuin adalah mengedit file /etc/apt/sources.list. Ganti dengan mirror lokal favorit gw ![]()
deb http://komo.vlsm.org/debian/ etch main contrib non-free deb http://komo.vlsm.org/debian-security/ etch/updates main contrib non-free
Langkah selanjutnya adalah mengupdate ke repositori tsb
apt-get update
Sebelum upgrade, gw biasanya cek dulu paket apa saja yang akan diupgrade dan seberapa banyak file yang akan diambil. Kadang dijadikan pertimbangan, terutama kalau gw install pada saat koneksi internet lagi dodol.
apt-get upgrade -s
Ketika sudah yakin mau diupgrade, langsung eksekusi perintah berikutnya.
apt-get upgrade
Beres! Sekarang sistem kita sudah up-to-date. Langkah selanjutnya biasanya gw install beberapa paket penting (menurut gw).
VIM, can’t live without it ![]()
apt-get install vim
Openssh server, penting untuk ngeremote debian kita. Gw lebih seneng mengkonfigurasi debian gw dari remote. Yup, kebanyakan gw install linux utk keperluan server.
apt-get install ssh
Nah sekarang baru bener-bener beres. Debian gw siap untuk dikonfigurasi lebih lanjut untuk keperluan yang sudah gw targetkan.

Tinggalkan Balasan